Weton Lahir: Pengertian, Alasan Dilarang Dalam Islam, Dan Solusi

6218
jodoh-menurut-weton-kelahiran

Pandangan Weton Lahir Untuk Tentukan Weton Jodoh Menurut Islam.

Sebagian besar ulama berpendapat bahwa weton jodoh menurut Islam sama dengan mempersekutukan Allah maka hal ini tidak diperbolehkan.

Tetapi pada kenyataannya masih banyak pula umat Islam yang tetap memegang teguh pedoman atau tradisi perhitungan weton ini.

Untuk menentukan jodoh terutama mereka yang tinggal dan besar ditanah Jawa.

Ada juga yang menggunakannya untuk keberuntungan, hari baik, rezeki dan masih banyak lagi lainnya.

Lalu Apa sebenarnya weton kelahiran ini dan apa hukumnya menurut Islam?. Simak selengkapnya pada ulasan dibawah ini.

Pengertian Weton Kelahiran

Menurut orang Jawa weton adalah gabungan antara hari dan pasaran saat bayi dilahirkan didunia.

Dan setiap weton memiliki hitungan tersendiri, sehingga akan terlihat karakter, kepribadian dan kesuksesan seseorang.

Hitungan weton lahir ini umunya dipakai saat seseorang akan menikahkan anaknya, maka dilihat dulu apa weton anaknya cocok dengan weton calon suami atau istrinya.

Namun tak hanya untuk jodoh weton lahir juga digunakan untuk pemilihan usaha, pengobatan dan lain sebagainya.

Ini sudah menjadi tradisi yang tidak bisa begitu saja dihilangkan terutama dikalangan orang Jawa.

Dalam Islam sendiri hukum mempercayai weton lahir bisa dikategorikan sebagai dosa syirik. Bagaimana bisa, apa alasannya?. Simak review berikut!

Alasan Larangan Percaya Weton Lahir Untuk Jodoh Menurut Islam

Dibawah ini akan diuraikan beberapa alasan mengapa weton lahir untuk jodoh dan lainnya tidak diperbolehkan dalam Islam:

  1. Menyalahi Takdir

    Orang yang percaya pada weton jodoh dikhawatirkan akan mempertanyakan takdir Allah dan tidak percaya lagi terhadap ketetapan Allah.
    Dan jika hal ini diteruskan maka akan menimbulkan bahaya besar yaitu hilangnya iman seseorang pada Allah SWT.

  2. Menyebabkan Kemusyrikan

    Kita tentu tahu bahwa Musyrik atau meyekutukan Allah adalah hal yang paling dilaknat oleh Allah.

    Karena saat Anda lebih mempercayai hukum weton sebagai acuan penentuan kehidupan, berarti sudah tidak percaya pada Allah yang maha menetapkan segala urusan.

  3. Menimbulkan Sifat Pesimis

    Saat seseorang mengetahui bahwa hitungan weton mereka rendah dan memiliki arti buruk.
    Dikhawatirkan akan timbul sifat pesimis pada diri orang itu bahkan ada yang sampai tidak mau melanjutkan hidupnya.

3 alasan inilah yang mendasari Islam untuk melarang seseorang percaya dengan hitungan weton lahir.

Solusi Memilih Jodoh Dalam Islam Tanpa Weton Lahir

Meskipun Islam mengajarkan untuk tidak mempercayai ramalan jodoh berdasarkan weton, namun Islam tidak melarang dalam memilih calon jodoh seperti yang kita harapakan.

Seperti sering dikatakan para ulama yang mengutip ucapan rasulullah bahwa kebanyakan orang tertarik pada lawan jenis karena kecantikannya, kekayaan atau hartanya, ataupun karena keturunannya.

Namun nabi menekankan agar dalam mencari jodoh sebaiknya kita lebih memperhatikan faktor akhlak agamanya.

Menurut kami sebaiknya jangan gunakan patokan weton dalam urusan pernikahan.

Bagi kami asal calon istri dan calon suami orang baik baik (shalih), keluarga sudah setuju, tidak ada paksaan, sama sama sudah siap, terlebih hasil istikharah juga baik.

Maka sebaiknya jangan mempersulit pernikahan dengan adanya weton.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

hukum-percaya-pada-weton-menurut-islam

Baca Juga:  Hukum Arisan Menurut Islam, Boleh atau Tidak?