Tahlilan Dalam Islam: Pengertian, Doa, Bacaan Dan Hukumnya

3311
bacaan-tahlil-untuk-orang-meninggal

Tahlilan Dalam Islam Jika Hasil Dari Berhutang Bagaimana Hukumnya?.

Satu hal yang lumrah dilakukan di Indonesia jika ada kerabat yang meninggal adalah mengadakan acara tahlilan.

Karena mayoritas orang Indonesia meyakini bahwa tahlilan adalah untuk mengarimkan barakahtahlil pada orang yang meninggal demi meringankan siksa kuburnya.

Namun faktanya kebiasaan tahlilan ini mengalami pro dan kontra dikalangan ulama. Lalu apa hukum tahlilan sebenarnya?, simak pada ulasan dibawah ini.

Pengertian Tahlil Dalam Islam

Secara bahasa tahlilan dalam Islam berasal dari kata hallala (هَلَّلَ) yuhallilu ( يُهَلِّلُ ) tahlilan ( تَهْلِيْلاً ) artinya adalah membaca “Laila illallah.”

Istilah ini yang kemudian dipakai oleh ulama di Indonesia sebagai bentuk membaca kalimat Allah dan doa doa yang diambil dari Al –Qur’an dan hadist, yang nanti semua pahalanya akan dihadiakan pada orang yang sudah meninggal.

Biasanya tahlilan dilakukan selama 7 hari dari meninggalnya seseorang, kemudian hari ke 40, 100, dan pada hari ke 1000 nya.

Selain pada hari tersebut, acara tahllan di Indonesiajuga biasa dilakukan pada malam jum’at dan malam malam lainnya.

Menurut pendapat beberapa ulama bacaan tahlil bagi orang yang meninggal diperbolehkan dan pahalanya pun bisa sampai pada mayit tersebut

Bacaan Dan Doa Tahlilan Dalam Islam

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud yang menjelaskan bacaan tahlil yaitu:

doa-tahlil-arwah-lengkap

Adapun beberapa ulama juga berpendapat seperti Imam Syafi’i yang mengatakan bahwa

hadits-tentang-tahlil

Dalam kitab kitab Majmu’-nya Imam Nawawi menjelaskan selain tahlil dan doa, kita juga disunnahkan untuk berziarah kubur dan membaca ayat ayat Al-Qur’an yang selanjutnya diiringi dengan doa khusu si mayit.

Begitu juga Imam al-Qurthubi menjelaskan bahwa ada hadist yang menyatakan bahwa rasulullah pernah membelah pelepah kurma untuk ditancapkan diatas kubur dua sahabatnya dengan berdoa semoga dapat meringankan beban si mayit.

Baca Juga:  Menguburkan Jenazah: Pengertian, Doa, Tata Cara

Inilah yang selanjutnya menjadi dasar para ulama  yang membolehkan tahlil.

Imam al-Qurtubi kemudian berpendapat, jika pelepah kurma saja dapat meringankan beban si mayit, lalu bagaimanakah dengan bacaan-bacaan al-Qur’an dari sanak saudara dan teman-temannya. Tentu saja bacaan-bacaan al-Qur’an dan lain lainnya akan lebih bermanfaat bagi si mayit.

Abul Walid Ibnu Rusyd juga mengatakan:

doa-tahlil-kubur-pendek-latin

Bagaimana Hukum Berhutang Untuk Tahlilan

Makanan atau hidangan yang diberikan kepada tamu termasuk kepada tetangga yang menghadiri acara tahlilan itu berstatus sedekah.

Namun rasulullah SAW melarang kita melakukan takalluf, Yakni memaksakan diri atau dalam istilah jawa disebut ngoyo.

Atau mengada ngada sesuatu yag semestinya tidak ada, bahkan sampai berhutang kepada tetangga.

Hal semacam ini tidak boleh atau haram. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW:

tahlilan-dan-yasinan

Akan tetapi orang yang bersedekah dengan cara berhutang itu ada kalanya masuk kepada kategori takalluf yang dilarang dan terkadang juga tidak termasuk dakam kedaan takalluf.

Orang yang bersedekah dengan cara berhutang, terkadang bukan karena dia tidak punya uang akan tetapi sesungguhnya dia punya uang.

Misal ada orang mati yang sebelumnya berwasiat. “Nanti kalau saya sudah mati sapi itu kamu jual buat mentahlili saya”.

Ketika itu hartanya juga banyak. Ternyata setelah dia meningal sapinya tidak bisa laku dengan cepat, sehinga keluarganya berhutang terlebih dahulu yang nantinya dikembalikan dari uang hasil menjual sapi.

Hal semacam ini meskipun hutang tidak termasuk takalluf atau yang dilarang.

Sedangkan takalluf yang dilarang itu misalnya sedekah dengan memaksakan diri baik acara tahlilan, menyambut besan, acara walimah dan sebagainya.

Hal semacam ini tidak boleh (haram) kalau tidak ada harta yang dibuat persiapan untuk melunasi hutang tersebut, apalagi sampai menjual haknya anak yatim.

Baca Juga:  Menguburkan Jenazah: Pengertian, Doa, Tata Cara