Qada Dan Qadar: Macam, Dalil, Persamaan, Perbedaan

2863

Dalam Islam percaya akan Qada dan Qadar adalah hal yang wajib dilakukan karena merupakan salah satu rukun iman.

Iman terhadap hal ini berarti harus mempercayai sepenuh hati akan adanya takdir Allah.

Untuk itu kita harus benar benar memahami tentang arti dari Qada dan Qadar.

Dalil Tentang Qada Dan Qadar

Dalam Al–Qur’an sendiri banyak dijelaskan tentang adanya Qodo dan Qadar ini, seperti:

  • Dalam Surat Al –Insan ayat 30

perbedaan-qada-dan-qadar-serta-dalilnya

Artinya kalau Allah menghendaki pasti terjadi dan kalau Allah swt tidak menghendaki tidak mungkin terjadi.

  • Dalam Surat Al Kahfi 23- 24

Allah berfirman:

hikmah-qada-dan-qadar

Banyak diantara kita yang bingung dalam memahami arti Qodo dan Qadar.

Padahal keduanya adalah dua kata yang memiliki perbedaan dari ungkapan dan makna yang tersirat didalamnya.

Maka tak salah rasanya jika saat ini kita akan membahas tentang makna dan perbedaannya.

Pengertian Qada Dan Qadar

Satu hal yang wajib agar kita benar benar percaya pada suatu hal adalah memahami secara detail perkara tersebut.

Termasuk dalam rukun iman yang ke- 6 ini, sebelumnya kita wajib tahu arti sebenarnya tentang Qodo’ dan Qodar.

1. Pengertian Qada Dan Qadar Menurut Bahasa

Artian dalam bahasa Qada memiki beberapa arti seperti hukum, ketetapan, perintah, kehendak, pemberitahuan dan penciptaan.

Pengertian Qada menurut istilah adalah ketetapan dan ketentuan Allah sejak zaman azali. Atas segala sesuatu yang berkaitan dengan iradah atau kehendak-Nya, baik itu hidup dan mati, kebaikan dan keburukan, dan sebagainya

Baca Juga:  Murtad: Pengertian, Macam Dan Tata Cara Taubatnya

Sedangkan Qodar dalam bahasa berati kepastian, peraturan dan ukuran. Menurut istilah Qodar adalah wujud dari ketetapan Allah swt (Qada) terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan makhluk-Nya sesuai dengan iradah-Nya.

2. Pengertian Qada’ Dan Qadar Menurut Para Ulama

Sebagian ahli ilmu berpendapat bahwa Qadha dan Qadar itu sinonim (sama).

Dan tenyata hal ini sejalan dengan pendapat tentang Qodo dan Qodar dari ulama bahasa yang menafsirkan qadhar dengan qadha.

Dalam kamus Al-Muhith, karangan Fairus Abadi, hal, 591 tertulis bahwa Qadhar adalah qadha dan ketetapan.

Pendapat lain dari beberapa ulama menyatakan bahwa keduanya memiliki makna yang berbeda. Qodo, lebih dahulu ditetapkan dari Qodar.

Qada artinya apa yang Allah beritahukan dan ditentukan di masa azali. Lain dengan Qadar yang merupakan keberadaan makhluk dari hasil ketetapan tersebut.

Al-Hafid Ibnu Hajar dalam ‘Fathul Bari, (11/477) mengatakan, “Para ulama berpendapat, Qada adalah hukum secara global di azali. Sementara qadar cabang dan perincian dari hukum tersebut.”

Apa Itu Zaman azali?.  Zaman azali adalah zaman dimana manusia masih berada di dalam kandungan,alam rahim,ruh,dan berada di lauhil makhfudz.dan dalam keadaan masih suci.

Jadi Qada, ditetapkan saat awal peniupan ruh kita dalam kandungan.

Pendapat kelompok lain dari kalangan ulama lawan dari pendapat ini. Mereka menjadikan qadar lebih dahulu dari qadha. Qadar adalah hukum dahulu di azali. Qadha adalah penciptaan.

Sementara qadha dalam bahasa adalah hukum. Kesimpulannya kata Qodo dan Qodar jika berkumpul memiliki arti berbeda dan jika berpisah atau berdiri sendiri maka memiliki makna yang sama.

Sebagaimana yang dikatakan para ulama. Ia adalah dua kata, kalau berkumpul berbeda (artinya). Kalau berpisah, bersatu (artinya).

Jika ada yang meyatakan ini adalah Qodar Allah, maka hal itu sudah mencakup Qada. Sementara kalau disebutkan semuanya, maka masing-masing mempunyai arti.

Baca Juga:  Nadzar: Pengertian, Syarat, Hukum, Puasa Dan Shalat Nadzar

Takdir adalah Apa yang ditetapkan atau ditakdirkan Allah dimasa Azali untuk makhluk-Nya.

Sementara Qadha adalah apa yang dengannya Allah tetapkan, apakah direalisasikan, dibatalkan atau dirubah. Maka dengan demikian, takdir lebih dahulu.

Persamaan Dan Perbedaan Qada’ Dan Qadar

Setelah mengetahui arti keduanya yang akan kita bahas selanjutnya adalah mengenai persamaan serta perbedaan Qada dan Qadar.

1. Persamaan

Meski berbeda dalam segi arti dari beberapa ulama, Qodo dan Qodar memiliki kesamaan yaitu:

  • Merupakan takdir dari Allah yang harus diyakini sesuai rukun iman yang ke-6
  • Menentukan kehidupan tiap makhluk hidup atas kehendak Allah swt

2. Perbedaan

Agar lebih jelas dan mudah mempelajari perbedaan Qada dan Qadar Anda bisa memperhatikan tabel perbedaan berikut ini.

Tabel Perbedaan Qada’ Dan Qadar

No Pembeda Qada Qadar
1 Pengertian Menurut istilah:

Qada’ adalah ketetapan Allah sejak zaman azali tentang semua hal yang berhubungan dengan ciptaan Nya

Menurut Bahasa:

Qada adalah suatu ketetapan, perintah, penciptaan,huku, dan kehendak

Menurut Istilah:

Qadar adalah sebuah perwujudan dari ketetapan Allah (Qada)

 

Menurut Bahasa :

Qadar adalah suatu peraturan, kepastian, peraturan dan ukuran

2 Perubahan Dapat Diubah Tidak dapat diubah
3 Contoh Qada dan Qadar Kepandaian, rezeki dan lain lain Lahir dan matinya seseorang

Selain Qada’ dan Qadar kita tentu pernah mendengar istilah Takdir Mubram dan Muallaq.

Apa itu takdir Mumbram Dan Muallaq?, Simak pada review berikut ini.

Taqdir Mubram Dan Muallaq

Taqdir Mubram: yaitu takdir yang muktamad dan ia tertulis di Lauh Mahfuz. Tidak ada apa-apa pengurangan, penambahan atau pengubahan kepada takdir ini.

Ia adalah ketentuan Allah Ta’ala yang pasti berlaku dan tidak dapat dihalang oleh sesuatu apa pun. Contohnya: Kehidupan dan Kematian.

Taqdir Mu’allaq yaitu takdir yang tertulis yang boleh tetap dan boleh berubah dengan kehendak Allah, bergantung kepada sebab-sebab yang diusahakan oleh manusia. Mu’allaq bererti tergantung.

Ia adalah ketentuan yang tidak semestinya berlaku bahkan bergantung kepada sesuatu perkara.

Contohnya: Panjang umur bergantung kepada menghubungkan silaturrahim dan amal kebajikan yang lain, seperti dalam sabda Rasulullah SAW, maksudnya:

“Tidak boleh ditolak ketetapan Allah Taala melainkan doa. Dan tiada yang boleh memanjangkan umur melainkan berbuat baik kepada ibu bapa.” (Riwayat Hakim, Ibnu Hibban dan Tirmizi)

Menurut ulama Ahl as-Sunnah, doa berpengaruh dalam mengubah apa yang telah tertulis. Dengan berdoalah seseorang hamba itu akan merasakan dirinya lemah dan berhajat kepada Allah.

Akan tetapi perubahan yang kita mohon itupun sudah ditetapkan melalui doa. Janganlah kita menyangka apabila berdoa, berarti meminta sesuatu yang belum tertulis, bahkan doa kita telah tertulis dan apa yang terjadi karenanya juga telah tertulis.

Begitu juga penyakit yang merupakan taqdir Allah boleh disembuhkan melalui rawatan dan pegharapan yang bersungguh-sungguh kepada-Nya, ia juga termasuk dalam Taqdir Mu’allaq.

Seperti firman Allah dalam surat Ar Ra’du ayat 11:

dalil-qada-dan-qadar-serta-perbedaannya

Pada intinya perbedaan arti Qodo dan Qodar tidak begitu penting. Yang terpenting adalah kita meyakini semua ini terjadi atas kehendak Allah Swt.

Tugas kita sebagai makhluk-Nya berikhtiar dan bertawakal pada Allah yang maha menetapkan.

Dengan iman kepada Qada dan Qadar kita tidak akan percaya pada selain Allah seperti ilmu klenik, dayang, hitungan jawa dan lain sebagainya.

Demikian penjelasan tentang Qada dan Qadar semoga bermanfaat dan semakin menambah iman kita terutama yang menyangkut rukun iman keenam yaitu Qada dan Qadar.

Baca Juga:  Doa Untuk Mengubah Takdir: Pengertian Dan Hukumnya