Ada yang Berupaya Adu Domba Banser vs Rakyat Papua

679
Ada yang Berupaya Adu Domba Banser vs Rakyat Papua

Di media sosial Twitter, lagi terjalin pembicaraan hangat( trending topic)#BUBARKANBANSER. Kala NU Online menelusuri tagar itu, nyatanya berawal dari 7 tuntutan warga Papua, ialah poin ketiga. 7 tuntutan itu, sebagaimana diberitakan sebagian media daring, di informasikan salah seseorang anggota Dewan Perwakilan Wilayah( DPD) terpilih asal Papua, Yorrys Raweyai. Belum lama, terdapat kabar daring lain kalau Yorrys membantah kabar yang menyangkutkan dirinya itu. tetapi, tagar itu terlanjur melambung besar.

Bagi berita- berita daring itu, 7 tuntutan tersebut berawal dari permasalahan penyerangan asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur, pertengahan bulan ini, yang akibatnya meluas ke bermacam wilayah. Terjalin bermacam- macam aksi di sebagian wilayah Papua yang menuntut pemerintah buat mengusut tuntas peristiwa itu.

“ Jika soal pembubaran Banser: betul itu warga Sorong yang memohon?” tanya Pimpinan Universal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor kala dihubungi NU Online, Ahad( 25/ 8) malam.

Laki- laki yang disapa Gus Yaqut itu tidak yakin tuntutan itu murni dari warga Sorong karena sepanjang ini Banser serta warga Papua bersahabat.

“ Apalagi dikala ormas lain menyerbu asrama mahasiswa Papua( di Surabaya), Banser yang setelah itu melindungi asrama mereka,” katanya lagi.

Sebab seperti itu, account WCC JAWA BARAT@wahhabicc_jabar mengomentari tagar yang lagi melambung besar itu:

“ Apa yang menjadikan BANSER DIFITNAH dikala ini hingga terdapat tagar supaya banser dibubarkan? Sederhana JAWABANNYA: Sebab#BanserUntukNegeri& MEREKA GERAH! Silahkan yang sepakat RETWEET serta sertakan tagar spt yg kami ketik. Terimaksih….” tulisnya.

Senada dengan account itu, Gus Yaqut di account Twitternya menyangka tagar tersebut bagaikan wujud mengadu domba Banser yang tidak ikut serta dalam permasalahan dengan rakyat Papua. Bagi ia, upaya adu domba itu hendak percuma saja. Siapa juga yang mengharapkannya hendak kecewa.

Baca Juga:  Sayyidina Ali Pindahkan Ibu Kota dari Madinah ke Kufah, Ini Penyebabnya!

“ Ingin adu domba rakyat Papua serta Banser? Siap2 kecewa deh klean..!#BanseruntukNegeri,” cuit laki- laki kelahiran Rembang, Jawa Tengah ini.

Gus Yaqut percaya, Banser di mana juga terletak tidak hendak terpancing dengan tagar fitnah serta pengadu domba itu.

“ Banser itu terlatih. Tiap tindakannya tentu terukur. Mereka tidak hendak terpancing. Saat sebelum terdapat komando, mereka tidak hendak berperan,” pungkasnya.

Sehabis tagar itu timbul, menyusul setelah itu#BanserUntukNegeri yang mengimbanginya bagaikan wujud sokongan kepada Banser.

Pewarta: Abdullah Alawi di tulis di NU Online